HomeEsai & OpiniPemilu 2019 Usai, Pertarungan Untuk 2024 Segera Dimulai

Pemilu 2019 Usai, Pertarungan Untuk 2024 Segera Dimulai

Esai & Opini 0

Share this:

Pemilu sudah melewati hari pencoblosan. Kini kita tinggal menunggu penghitungan suara. Walau sudah banyak hitung cepat yang merilis kemenangan pasangan 01, namun tidak ada salahnya kita tunggu hingga ada keputusan KPU. 

Pengamat politik yang biasa bakalan menganalisa kemenangan atau kekalahan, tapi seorang pengamat politik yang tidak biasa bicara bukan hanya sekadar itu. 

Ia akan melihat bagaimana pertarungan pilpres pada tahun 2024 mendatang. 

Tahun ini kita hanya diberikan dua pilihan: Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. Diantara keempat orang ini, kemungkinan besar hanya ada satu orang yang bakalan berlaga kembali pada tahun 2024. 

Siapa itu? Yaitu Sandiaga Uno. 

Ya, cuma Sandiaga yang saya kira akan berlaga kembali. 

Jokowi, karena dibatasi undang-undang, tak bisa lagi mencalonkan diri. Ma’ruf Amin saya kira sudah terlampau sepuh lima tahun mendatang. 

Prabowo, apakah ia akan tetap memaksakan diri? Mungkin tidak. Mungkin Prabowo bakalan memilih undur diri sebagai capres.  

Perolehan Prabowo-Sandiaga, menurut hasil quick count, berkisar di angka 40an persen. Ini angka yang besar. Dan bisa menjadi daya tawar serta modal Sandiaga untuk tampil pada 2024. 

Semua mengakui bahwa ada peran vital Sandiaga Uno dalam perolehan suara pasangan 02. Dan modal inilah yang akan menjadi daya tawar tinggi Sandiaga kelak. 

Selain Sandiaga, Anies Baswedan saya kira bakalan tampil.

Ada banyak alasan mengapa Anies tidak mau berlaga di tahun ini. Walau sudah banyak yang mendorongnya. Walau banyak yang meyakini bahwa ia bakalan bisa mengalahkan Jokowi. Namun ‘hutang budi’ pada Gerindra yang mengantarkannya menjadi Gubernur DKI, dan lobi-lobi politik lainnya, menghambatnya untuk nyapres. 

Tapi sudah menjadi rahasia umum bahwa Anies sebenarnya juga ‘ingin nyapres.’ Masyarakat, utamanya netizen yang budiman, pun sepertinya menantikan kiprahnya.

Ungkapan seperti Gubernur Indonesia dan komentar-komentar yang membandingkan Anies dengan Jokowi cukuplah menjadi tanda-tanda alam.

Apakah 2024 bakalan terjadi lagi duet Anies-Sandi? Bisa jadi, tapi saya kira terbuka pula kemungkinan keduanya bakalan saling bersaing.

Selanjutnya saya perkirakan pula bahwa tahun 2024, PDI Perjuangan bakalan mengajukan kadernya sendiri. Jokowi memang dari PDI Perjuangan, namun kita sama-sama tahu bahwa ia bukan ‘kader inti.’ 

Melihat tren perolehan suara tahun ini, saya kira kelak PDI Perjuangan bakalan ngotot untuk mengusung kader intinya. Bukan lagi ‘orang luar.’

Lantas siapa yang bakalan maju? 

Ada Pramono Anung, yang kini menjabat sebagai Seskab. Tapi saya menjagokan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. 

Ia merupakan kader PDI Perjuangan sejak muda. Pemimpin wilayah dengan jumlah pemilik suara salah satu yang terbesar di Jawa. Profilnya sangat pas untuk ‘naik pangkat.’ 

Bisa juga tokoh lain. Yang pasti ‘kader inti’ PDI Perjuangan.

Begitulah perkiraan saya. Minimal akan ada tiga pasang yang bakal berlaga. Ketiganya bakalan menjadi tumpuan harapan baru rakyat.

Lalu dimana posisi AHY, Ridwan Kamil, Khofifah, Cak Imin dan tokoh-tokoh lainnya? 

Saya sebenarnya senang dengan AHY. Tampan, cerdas, dan sosoknya amat sangat ‘wangun’ jadi pemimpin nasional. Namun melihat perolehan suara Partai Demokrat tahun ini, saya rasa cukup sulit baginya bersaing di tingkat capres. Mungkin cawapres. Hal itu sama dengan Ridwan Kamil, Khofifah dan tokoh-tokoh lainnya. 

Partai politik masih tetap akan dominan peranannya dalam menentukan capres-cawapres. Hal ini membuat pilihan capres – cawapres menjadi terbatas, apalagi bila syarat 20% perolehan suara pileg masih berlaku. Namun konstelasi capres-cawapres dan peta kekuatan politik saya rasa bakalan berubah dari peta politik saat ini. 

Tidak ada yang bisa memastikan apakah kekuatan parpol dibalik 02 bakalan solid sampai 2024. Dan tidak ada pula jaminan kekuatan parpol dibalik 01 tetap solid. Semua bekerja sesuai kepentingannya masing-masing. 

Nah, itulah prediksi alias ramalan alias analisa saya. Selalu ingat bahwa politik itu amat sangat cair. Semua bisa berubah dalam waktu yang singkat. Namun, saya yakin bahwa setelah pemilu ini usai, bakalan langsung dimulai pertarungan untuk memperebutkan kursi capres di Pemilu 2024. 

Share this: